Wednesday, 3 February 2016

10 Tips Membangun Toko Online Di Instagram

10 Tips Membangun Toko Online Di Instagram
Oleh Penulis Tamu

Ini adalah postingan tamu dari Marla Meta. Jika Anda tertarik menjadi blogger tamu di Blogodolar, silakan lihat panduannya di sini.

Instagram (IG) adalah salah satu media sosial untuk photo sharing yang populer di Indonesia. Seperti Twitter dan Facebook, banyak orang memanfaatkan IG untuk mencari uang dengan membuat toko online.

Untuk pengusaha toko online, IG lebih menarik perhatian shopaholic karena sifatnya yang memang foto sharing, bukan social networking seperti Facebook atau micro-blog seperti Twitter. Seperti yang kita ketahui, orang lebih menyukai visual dibandingkan tulisan. Untuk para shopaholic, feed IG yang simple berupa kumpulan foto saja membuat orang Indonesia menggemari IG sebagai tempat berbelanja.

Banyaknya kisah-kisah sukses dari pengusaha toko online di IG, membuat Anda tergiur? Di balik kesuksesan toko online IG, banyak hal-hal yang harus di perhatikan terutama untuk mendapatkan kepuasan pelanggan.

Berikut ini adalah 10 tips membangun toko online Anda di IG berdasarkan sudut pandang pelanggan.

1. Jadwalkan update produk terbaru

Tentukan jadwal update produk-produk terbaru sehingga ditunggu-tunggu oleh pengikut (follower). Anda bisa juga dengan terbuka mengumumkan jadwal tersebut kepada para pengikut.

Saat melakukan post foto produk terbaru, berikan jarak 5-10 menit antara satu produk dengan produk lainnya. Post foto untuk update produk terbaru secara bersamaan akan memenuhi timeline pengikut Anda.

2. Selalu cantumkan keterangan harga pada setiap produk

Ini akan memudahkan pengikut Anda melakukan perhitungan mereka sendiri. Dengan adanya harga, pengikut yang berencana membeli lebih dari 1 produk akan dapat dengan mudah melihat total yang harus mereka bayar. Selain itu, Anda juga tidak akan direpotkan dengan pertanyaan harga yang berulang-ulang.

3. Berikan keterangan proses berbelanja di toko Anda

Manfaatkan bagian Bio IG untuk memberikan penjelasan singkat mengenai toko, jenis barang yang ditawarkan, dan authentic tidaknya barang. Cantumkan juga bank-bank yang digunakan untuk pembayaran dan kontak. Bank yang popular digunakan adalah Bank Mandiri, BCA, dan BNI. Kontak yang popular digunakan adalah Whatsapp, LINE, dan SMS.

4. Hapus foto-foto produk yang sudah sold-out dan sediakan ready stock

Anda bisa mencantumkan info bahwa semua foto yang ada berarti stoknya masih ada pada Bio IG Anda. Banyak pembelanja online yang begitu tahu produk tidak ready stock langsung beralih ke toko “sebelah”, maka jika toko Anda melaukan sistem pre-order, pastikan juga ada pilihan-pilihan barang yang ready stock.

5. Respon yang cepat melalui chatting

Toko online IG memanfaatkan chatting app untuk bertransaksi. Jika Anda menjawab chat (baik pertanyaan atau order) lebih dari 6 jam setelah chat pertama dikirim, bisa-bisa Anda kehilangan transaksi. Siapkan format jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan yang sering masuk, dan format order sehingga memudahkan dan mempercepat Anda merespon chatting.

6. Jangan kunci akun IG toko online Anda

Salah satu alasan beberapa toko online mengunci akun mereka adalah untuk membuat calon pengikut penasaran dan akhirnya mengikuti akun toko online untuk menghindari window shopping saja. Tentu, trik ini sedikit menganggu calon pembeli.

7. Gunakan pengaruh para Instaceleb

Promosi merupakan hal yang penting untuk merambah pembeli-pembeli baru. Sayangnya, kebanyakan pengikut terganggu sekali ketika toko online Anda melakukan promosi untuk toko lain. Apalagi jika toko lain tersebut menjual produk yang jauh berbeda dengan toko online Anda.

Lebih baik cari Instaceleb yang pengikutnya sesuai dengan target toko online Anda untuk di-endorse. Beberapa Instaceleb menerima endorse berupa produk saja atau memberikan biaya untuk setiap post di IG mereka. Pengaruh dari Instaceleb juga menambah kepercayaan para pengikut Anda terhadap toko online Anda.

8. Tunjukkan testimonial tentang toko online Anda

Bangun kepercayaan calon pembeli terhadap toko Anda dengan sesekali memublikasikan testimoni pelanggan. Unlock halaman Photos of You Anda di IG agar calon pembeli dapat melihat tagging foto-foto pelanggan dengan produk Anda.

Anda sesekali dapat memposting pengingat untuk mengarahkan pengikut Anda ke halaman Photos of You. Jika Anda ingin memposting foto-foto pembeli yang menggunakan produk Anda, jangan lupa untuk meminta izin mereka terlebih dahulu.

9. Selesaikan komplain secara personal

Jika pengikut melakukan komplain dengan berkomentar di IG Anda, selesaikan permasalahan tersebut melalui chatting atau email. Lalu, hapus komentar komplain tersebut.

10. Berikan bonus untuk pelanggan setia

Bonus ini tidak harus dalam bentuk yang besar atau mahal. Sebagai contoh, jika berjualan make-up, Anda dapat memberikan sampel-sampel produk, potongan harga, atau gratis ongkos kirim jika pelanggan setia melakukan pembelian dalam jumlah besar.

Marla Meta adalah marketing manager www.zocko.com.

Kategori: Media Sosial

No comments:

Post a Comment